Rabu, 22 Mei 2013

Oh.. Aku Cemburu?



Mungkin, tanpa peristiwa ini, aku takkan pernah mengerti
Mungkin, tanpa peristiwa ini, aku takkan pernah menyadari
Mungkin, tanpa peristiwa ini, aku akan semakin jauh
Mungkin, tanpa peristiwa ini, aku akan semakin lupa
Bahwa, ternyata Engkau sangat pencemburu
Maafkan aku ya Allah
Lagi-lagi ku mendua
Sempat terfikir olehku,
Apakah Engkau telah bosan denganku
Apakah Engkau sudah memilih orang-orang yang itu, yang lebih baik dari aku
Apakah masih pantas diri ini, untuk memohon padamu
Setelah semuanya terasa jelas
Semuanya telah tampak nyata
Aku lebih sering menangis karena masalah itu
Aku lebih sering merenung karena masalah itu
Aku lebih sering tersenyum, tertawa pun karena masalah itu
Lagi-lagi aku melakukan sesuatu bukan karena-Mu
Ya.. aku tahu, sepertinya saat itu kau sempat marah
Sepertinya sampai saat ini, kau masih menyimpan kemarahan itu
Mungkin, marah karena Engkau sangat cemburu
Saat ku harus kembali mencemburui seseorang
Siapa dia? Ya dia padahal hamba-Mu
Ya robb.. maafkan aku
Tapi sungguh rasa ini,
Rasa ini kembali sangat sulit ku mengendalikannya
Sulit ya Robb.
Siapa yang memberikan rasa ini?
Ya ku tahu Engkaulah yang menumbuhkan perasaan ini
Engkau tahu ya Robb. Kian hari, aku kian takut
Aku takut akan semakin jauh dari cinta-Mu
Aku takut semakin jauh dari kasih sayang-Mu
Aku takut, semakin ku tak mengenal-Mu
Dan, aku takut kalo ditutuplah pintu hati ini akan hal itu
Engkau juga tahu ya Allah, saat rasa ini menggeludak,
Ya Allah, hamba-Mu ini cemburu
Apa sih sebenernya yang ku rasakan ini
Aku ingin semuanya akan berjalan normal
Aku ingin semuanya dapat seperti sedia kala
Tidak, ku rasa tidak mungkin bisa mengembalikan waktu itu
Dan Ya Allah, ternyata langkahku sudah semakin jauh
Maaf ya Allah, aku belum bisa menjaga rasa yang kau titipkan ini
Aku malu ya Allah,
Kok bisa sampai sejauh ini
Aku lah penyebabnya
Akulah
Peluang
Tidak… tak ingin ku buka peluang ini
Setelah apa, ternyata kesadaran itu muncul setelah masalahnya nampak

“bintang mau curhat ya, Ya Allah. Ternyata aku kok orangnya seperti ini ya.. seringkali ku membuka peluang bagi ikhwan yang mau mendekatiku itu, malah aku yang benar-benar membuka peluang lebar, karena apa sih ya Allah, terkadang aku pun masih bingung dengan diriku sendiri, sering kurasakan ketika pijakanku mulai kropos, pernah ku rasakan ketika pijakan ku bagai di awan-awan dan kemudian ter ombang-ambing oleh hembusan angin itu, aku tahu ini semua tidak bisa dibiarkan, aku tak boleh tinggal diam, tapi aku bagai butiran debu tanpa-Mu, aku masih membutuhkan-Mu ya Allah, aku ingin, kau selalu mengingatkanku, aku takut ketika keberlebihanku ini mengecewakanku lagi, padahal telah jelas dimana-mana kata-kata kalo terlalu bergantung pada mahluk maka akan kecewa. Tapi, rasanya tak tau malu aku ini, peringatan itu bagai bisikan belaka, yang kemudian terbang.. Maaf Ya Allah”

Ku ingin kembali ke jalan-Mu yang lurus
Ridhoi lah langkah ku ya Allah, aku sayang Allah
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar