Jumat, 01 Februari 2013

Ibu


Tak ada alasan untukku behenti mengagumimu
Ketegaranmu dalam menghadapi berbagai masalah
Ketulusanmu dalam memberi
Rasa syukur mu atas rezeki yang kau dapatkan
Belas kasihanmu terhadap orang yang kurang mampu
Hatimu yang senantiasa terbuka dan selalu bermuhasabah
Tanganmu yang mencoba kuat meski kondisi kurang baik
Wanita tangguh yang dikirimkan Tuhan untukku
Lantunan doa yang kau ucapkan untuk anak-anakmu
Dzikir yang indah membasahi bibirmu
Semangatmu dalam mempelajari ilmu agama
Usahamu untuk mendekat dengan Al-qur’an
Pelukan dan ciuman hangatmu ketika menyambut   anak-anakmu
Kau bangun lebih awal di saat yang lain masih tertidur
Ya..untuk berjuang mencari rezeki
Sakit fisikmu tak menghalangimu melayani semuanya dengan baik
Ibuu…
Berbahagia sekali aku menjadi anakmu
Maafkan semua kesalahan yang aku lakukan
Sungguh….
kau lah wanita yang paling tangguh
You’re my best, my everything :*

Sabtu, 26 Januari 2013

Cinta?



“Terkadang kita terlalu bersikeras untuk mempertahankan suatu kenyamanan..
Tetapi, sering tak menyadari tingkat kebermanfaatan dari kenyamanan itu..
Lagi-lagi membutuhkan kearifan untuk mengambil keputusan.
Bergerak untuk kebenaran.
Kegelisahan, keresahan sesaat,
Tetapi kan dapatkan ketenangan yang indah suatu saat nanti”

Terhanyut dengan kata-kata salah seorang ustadz. Aa gym
“semakin hati dipenuhi oleh selain Allah maka semakin tak tenang”

 “sudah menemukan sedikit demi sedikit ketenangan itu
Mulai membangun kembali dinding yang sempat retak
Bahkan hampir roboh 
Hidayah-Mu tak pernah berakhir
Thank You Allah”

ya…
seperti inilah perjalanan cintaku..
ternyata dulu sikapnya itu merupakan niatnya untuk melakukan gerakan perubahan..
ya..menjadi lebih baik
syukur, akan lebih indah jika bersyukur
terimakasih ya Allah, Engkau menautkan perasaanku kepada orang yang tepat..
yang dapat semakin menambah rasa cinta ku pada-Mu
sempat, goresan sakit ini menyayat hatiku
dingin..tiba tiba dia berubah
aku khawatir, aku gelisah, aku resah, aku takut
pertanyaan dalam hati “apa salahku, yang membuat dia seperti itu?”
perasangka aneh kurasakan
mulai ketidak tenangan itu hadir
tiba-tiba tetes demi tetes air mata mengalir tak tersadar
aku tidak tau mengapa kulakukan itu
sendirian, menangis sendiri berselimut kegelisahan
aku takut kesalahan dalam mengendalikan rasa ini
tapi akhirnya ku mengerti
akhirnya ku pahami
proses..proses yang dilandasi dengan terus berfikir positiflah yang membuatku tenang
yang membuatku mulai mengambil nafas perlahan
dan kemudian nyaman
Subhanallah..ternyata dia lebih cepat mengambil tindakan ini
Tapi itu baik..bahkan sangat baik
Dia tak ingin hubungan kami semakin jauh langkahnya
Semakin tidak terkendali
Melakukan sesuatu yang tidak biasa menjadi biasa
Padahal..itu kurang baik.
Ya..kami sudah menentukan tindakan
Tinggal keteguhan hati lah yang akan selalu membuat tersenyum


Semakin tegar dengan untaian kata-kata dari salah satu FP, jemput aku menjadi bidadarimu
“jika benar cinta itu kerana Allah
Maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah
Karena hakikatnya ia berhulu dari Allah
Maka ia pun berhilir hanya kepada Allah
Karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan
Serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya
Biarkan Allah yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada masa yang telah Allah tuliskan”


ALHAMDULILLAH

Minggu, 06 Januari 2013

Kau Mengajarkanku, Kawan!



Bismillahirrohmanirrohim……
alhamdulillahirobbil’alamin
Terimakasih ya Allah atas rezeki yang kau berikan ini..
Rizki yang sungguh sangat indah..
Mengingat kalimat, “berkumpullah dengan orang shaleh”.
Terimakasih engkau memberikan teman sholehah yang begitu dekat denganku..
Yang membawa banyak keinginan perubahan dari hatiku..
Yang mengajarkanku bagaimana tetap tersenyum dihadapan oranglain walaupun sebenarnya hatinya menangis..
Yang mengajarkanku betapa berharganya Sang Ayah..
Yang selama ini seringkali tak ku patuhi perintahnya..
Yang mengajarkanku betapa beharganya surga-Mu yang selama ini sempat ku lupakan..
Yang menyadarkanku bagaimana sebaiknya menghargai oranglain..
Tidak mengucapkan kata-kata yang melukai hati oranglain..
Yang mengingatkanku bahwa aku masih jauh sekali dari kesempurnaan..
Masih banyak hal yang ku lakukan sia-sia, ya Allah..
Lindungilah ia, bahagiakanlah ia, sabarkanlah ia, jagalah hatinya, ampuni dosanya,,
Aamiin..
Terimakasih sahabat..
alhamdulillahirobbil’alamin..